Tampilkan postingan dengan label polsek ambulu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label polsek ambulu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Maret 2016

Dapat Laporan, Polsek Ambulu Ringkus Maling Kayu




JEMBER – Tindak cepat dilakukan Polsek Ambulu setelah mendapatkan laporan dari KRPH (Kepala Resor Polisi Hutan) Sabrang, Kecamatan Ambulu, atas kasus pencurian kayu.
Senin (14/3) sekitar pukul 16.00 WIB, Polsek Ambulu berhasil menangkap seorang pelaku pencurian kayu tersebut bernama Kusnadi Bin Rijan, (25), warga Dusun Kraton, Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo.
Tidak hanya menangkap tersangka, petugas juga mengamankan enam buah gelondong kayu jati, empat unit sepeda motor dan dua buah gergaji esek sebagai barang bukti (BB).
Kronologis penangkapan bermula, dari adanya informasi masyarakat yang diterima oleh KRPH Sabrang, bahwa sedang terjadi pencurian kayu jati di petak 35 BKPH Ambulu. Informasi ini pun langsung dilaporkan oleh KRPH Sabrang ke Polsek Ambulu. Kanit Intelkam, Iptu Murgianto bersama empat anggota dengan KRPH Sabrang meluncur ke lokasi.
“Sampai di lokasi, kami berhasil menangkap pelaku dan mengamankan BB kayu jati, sepeda motor dan gergaji. Sedangkan beberapa pelaku lainnya melarikan diri dan kini dalam pengejaran petugas,” kata Murgianto.  
Akibat dari pencurian kayu jati tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp. 13 juta. Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, pelaku kini mendekam di tahanan Polsek Ambulu “Pelaku terancam pasal 82 ayat (1) huruf  Yo 12 huruf  (c) UU No.18 Tahun 2013  tentang  Pencegahan dan pemberatasan kerusakan hutan,” katanya. (awi)


Minum Obat Nyeri Sendi, Nyawa Melayang



JEMBER – Warga Dusun Sumberan Desa/Kecamatan Ambulu, digegerkan dengan meninggalnya Wahyudi (32), Senin (14/3) sore. Pasalnya, dugaan kuat penyebab kematian korban masih simpang siur.
Sebelum meninggal, korban menenggak obat penghilang rasa nyeri sendi jenis Neuralgin. Tak disangka, setelah dibawa istirahat, nyawa korban justru ikut melayang. Sang istri Littaqwa (23), mengaku, telah mencoba membangunkan korban yang saat itu tengah istirahat.
“Setelah diperiksa, suami saya sudah tidak bernapas. Kami juga masih membawanya ke Puskesmas Ambulu.Sampai disana, katanya suami saya sudah meninggal dunia,” katanya.
Littaqwa menjelaskan kronologis  meninggalnya korban. Awalnya, korban masih bekerja bersama teman - teman seprofesinya mengerjakan sebuah bangunan pada siang harinya. Menjelang sore, korban merasa mual - mual, pusing disertai panas.
“Lalu suami saya berpamitan kepada teman-teman kerjanya untuk pulang ke rumah. Kemudian suami saya minum obat Neoralgin. Lalu dia tidur, dua jam kemudian, saat saya bangunkan, suami saya sudah gak bernapas lagi,” paparnya.
Anggota Polsek Ambulu yang mendapat laporan warga segera mendatangi TKP. Petugas langsung melakukan olah TKP, mencatat saksi-saksi, serta mengumpulkan sisa obat neuralgin sebagai barang bukti. “Saat ini, kami terus menggali dan mengumpulkan informasi untuk kepentingan penyelidikan,” kata Kapolsek Ambulu AKP Sugeng Priyanto. (awi)